Periksa Kesehatan di Lokasi Rekapitulasi Suara, IDI Bontang Rujuk 10 Orang untuk Penanganan Medis

PERIKSA PASIEN — Petugas kesehatan dari IDI dan Puskesmas se-Kota Bontang melakukam pengecekan kesehatan bagi seluruh pihak yang ikut mengawal proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bontang bekerja sama dengan KPU Bontang menggelar tes kesehatan di lokasi rekapitulasi suara.

Seluruh petugas Panitia Pengawas Kecamatan (PPK), Bawaslu serta sejumlah saksi Partai Politik turut memeriksakan kesehatan di sela-sela rapat pleno rekapitulasi tingkat kecamatan se-Kota Bontang, Selasa (23/4/2019).

Kegiatan tes kesehatan diikuti 240 orang, yang terdiri dari PPK, Panwaslucam, Saksi Parpol.

Tes kesehatan ini digelar di tiga Kecamatan, yakni di Gudang Logistik KPU Bontang Utara, Kantor Camat Bontang Selatan dan Kantor Camat Bontang Barat.

Koordinator kegiatan ini, dr Yuniarti Arbain mengatakan pada kesempatan ini pihaknya melakukan serangkaian tes kesehatan kepada peserta.

Diantaranya cek gula darah, tekanan darah dan konsultasi kesehatan.

“Kami perihatin dengan meninggalnya 90 orang petugas itu makanya kami gelar kegiatan tes kesehatan,” ujar Yuniarti kepada tribunkaltim.co

Yuniarti menjelaskan, ada 10 orang pasien yang harus dirujuk ke Puskesmas pasalnya kondisi tubuhnya membutuhkan penanganan medis.

Sebab, para pasien yang dirujuk tekanan darah mereka tak wajar.

“Faktornya banyak apalagi harus berjam-jam menghitung suara.

Habis energi, letih dan makan kurang teratur jadi salah satu sebabnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuyun-begitu akrab disapa mengatakan kegiatan periksa kesehatan ini masih berlanjut hingga esok, Rabu (25/4/2019).

Namun, pemeriksaan yang dilakukan terhadap komisioner dan staf di kantor KPU Bontang.

Pemeriksaan serupa di Kecamatan juga akan dilakukan besok.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi tetap terjaga kesehatannya.

Ia juga mengimbau agar seluruh pihak tetap menjaga pola makan, konsumsi makanana bergizi dan menjaga istrahat tubuh.

Kondisi tubuh kurang istrahat membuat daya tahan lemah dan rentan terhadap penyakit.

“Saya banyak berharap supaya tidak ada lagi korban-korban yang muncul akibat kelelahan karena mengawal rekapitulasi suara di Kaltim khususnya di Kota Bontang,” pungkasnya.

PEMILU 2019 – IDI Kaltim melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anggota Kepolisian yang melakukan pengamanan rekapitulasi suara di kecamatan Samarinda Kota, Selasa (23/4/2019). (TribunKaltim.Co/Christoper)
Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Periksa Kesehatan di Lokasi Rekapitulasi Suara, IDI Bontang Rujuk 10 Orang untuk Penanganan Medis,

Sementara, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim menepati janjinya,  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh petugas yang bertugas pada tahap rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, sedikitnya 300 dokter turun ke tempat rekapitulasi melakukan pemeriksaan kesehatan, yang meliputi Panwas, kepolisian, TNI, saksi partai, serta anggota PPK.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga memberikan suplemen vitamin kepada seluruh petugas yang bertugas. “Setelah kami periksa, petugas diberikan suplemen untuk menambah daya tahan tubuh,” ucap Ketua IDI Wilayah Kaltim, dr Nathaniel Tandirogang, Selasa (23/4/2019).

Dirinya menjelaskan, bagi petugas yang memiliki tensi darah tinggi mencapai 190, pihaknya  akan meminta kepada KPU untuk mengistirahatkan dahulu petugas tersebut.

Pasalnya, dengan tensi darah yang tinggi, dapat menyebabkan terjadinya stroke. “Kalau punya riwayat hypertensi, itu bisa berujung kematian. Pola makan perlu diatur, kalau waktunya makan ya harus makan, jangan ditunda-tunda,” tegasnya.

Pemeriksaan kesehatan oleh IDI Kaltim secara sukarela ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk jajaran kepolisian dari Polsek Samarinda Kota.

“Ini sangat membantu kami dan petugas di tempat rekapitulasi suara, dengan pemeriksaan ini kita jadi tahu kondisi tubuh, jadi nantinya bisa lebih menjaga kesehatan lagi,” ucap Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Nur Kholis.

“Kami dari Kepolisian mengucapkan terima kasih kepada IDI Kaltim, mudah-mudahan tidak ada lagi jatuh korban jiwa,” sambungnya.

Kendati demikian, pihaknya di setiap apel pagi selalu meminta kepada anggotanya untuk senantiasa menjaga kesehatan. Bahkan dirinya menanyakan satu per satu anggotanya mengenai kondisi kesehatan.

“Selalu diingatkan, karena yang tahu kondisi kesehatnnya, ya diri masing-masing. Kalau misalnya lagi lepas dinas, manfaatkan untuk beristirahat,” harapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Periksa Kesehatan di Lokasi Rekapitulasi Suara, IDI Bontang Rujuk 10 Orang untuk Penanganan Medis, https://kaltim.tribunnews.com/2019/04/23/periksa-kesehatan-di-lokasi-rekapitulasi-suara-idi-bontang-rujuk-10-orang-untuk-penanganan-medis?page=all.
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Rafan Arif Dwinanto